Senin, 10 Oktober 2011

Minggu, 02 Oktober 2011

Uang Recehan

Uang recehan , perlu nggak perlu.

Terkadang kita menyepelekan uang receh, oleh karena nilai nominalnya yang kecil atau karena membuat berat dikantong atau mungkin hanya karena alasan sepele bunyi klithik-klithik.
Bagi seorang yang ekonominya paspasan uang receh kadang dicari guna mengenapi receh yang lain supaya jadi genap jumlahnya sehingga bisa dipakai membeli sesuatu dengan harga yang utuh.

Sebenarnya siapapun orangnya tidak harus menyepelekan peran uang recehan, coba saja uang 1 milyard kurang 100 rupian kan jadinya nggak genap 1 milyard.



Kalau kita bicara tentang uang receh, ternyata uang receh mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat. Kita ingat dan kita tahu, bagaimana uang receh bisa menyatukan perasaan empati dan simpati kepada satu peristiwa ibu Prita saat dia disakiti oleh system hukum yang tidak memihak kepadanya.

Hal lain masih perkara uang receh, berapa ta harga xtra joss. Diwarung kecil didalam kampung harganya cuma 1000rp.
Kalau kita telusur keatas perjalanan jauh 1saset xtra joss. Dari warung ke toko grosir, terus ke Sales, Distributor, produsen. Pertanyaan : berapa rupiah harga 1 saset saat keluar dari produsen?
Persisnya kita tidak tahu, tapi yang pasti tidak lebih dari 1000rp bahkan mungkin hanya beberapa ratus rupiah saja.
Bisnis recehan orang bilang. Tapi dari produk recehan sampai sekarang bisa menjadi produk unggulan dan dibuktikan dengan adanya iklan yang milyaran rupiah untk mendukung pemasaran bisnis recehan.


Perlu dijadikan perenungan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes